Kembali

2 menit waktu baca

Mempelajari Kura-kura dan Penyu di The Live Turtle & Tortoise Museum

By ID LingoAce Team |Indonesia |July 3, 2023

Destinasi
blog-images

Punya label sebagai museum penyu dan kura-kura terbesar di dunia, The Live Turtle and Tortoise Museum of Singapore memiliki banyak koleksi reptil hidup, termasuk spesies yang telah punah di alam liar.  

Dari menonton kura-kura yang menggemaskan berkeliaran hingga memberi makan dan membelai mereka, museum ini bisa menjadi tempat wisata yang sehat untuk keluarga dengan anak kecil, atau mereka yang mencintai binatang.  

Hebatnya lagi, The Live Turtle and Tortoise Museum ini tidak hanya memiliki berbagai macam hewan hidup, tetapi juga memiliki banyak patung kura-kura berwarna cerah yang menjadi daya tarik selfie di sekitar area museum. 

Zona ke The Live Turtle and Tortoise Museum 

Mengunjungi The Live Turtle and Tortoise Museum tidak seperti mengunjungi kebun binatang pada umumnya. Anda akan disambut oleh makhluk-makhluk kecil yang berkeliaran dengan bebas tepat saat Anda melangkahkan kaki ke museum ini.  Sebagai informasi, museum ini memiliki total 30 spesies yang berbeda, lho. 

blog-images

Sumber foto: turtle-tortoise.com

Zona Penyu Air 

Zona ini adalah tempat di mana Anda akan menemukan keluarga penyu air yang jauh lebih hidup dan lebih cepat, dengan spesies eksotis yang langka seperti Mata-mata yang dikenal sebagai satu-satunya spesies kura-kura yang bisa “tersenyum”. Jika Anda bertanya-tanya apakah kura-kura ini memiliki korelasi dengan intelijen karena namanya, jangan tertipu. Dikenal secara ilmiah sebagai Chelus Fimbriatus, Mata Mata merupakan kata yang berasal dari istilah Spanyol yang berarti "membunuh". 

Spesies penyu unik lainnya yang ada di The Live Turtle and Tortoise Museum adalah Penyu Terbang Hidung Babi. Uniknya, meski penyu air ini tidak benar-benar terbang, tetapi Anda akan melihat mereka mengepakkan sirip – yang terlihat seperti sayap di bawah air – saat Anda melihatnya lebih dekat. Penyu yang satu ini dikenal sangat ramah karena ia akan "melambai" pada Anda dengan harapan untuk menerima makanan.  

Kolam Terrapin di Luar Ruangan 

Terrapin adalah hewan peliharaan yang cukup umum di Indonesia karena ukurannya yang kecil. Namun faktanya, binatang yang satu ini bisa berubah menjadi sangat besar ketika beranjak dewasa di mana binatang ini bisa tumbuh mencapai ukuran hingga 12 inci. 

Di The Live Turtle and Tortoise Museum, Anda akan melihat sebagian besar terrapin berjemur di bawah sinar matahari di atas balok kayu yang mengelilingi tepi air, tetapi kemungkinan besar akan menceburkan diri mereka ke air dan berenang menjauh ketika Anda mendekat. 

Artefak Kura-kura dari Seluruh Dunia 

The Live Turtle & Tortoise Museum memiliki artefak bertema kura-kura dari seluruh dunia. Ada lebih dari 2.300 artefak bertema kura-kura yang dipamerkan, diperoleh dari seluruh dunia.  

Ngomong-ngomong, jika Anda ingin membawa pulang souvenir untuk mengingat kunjungan Anda ke The Live Turtle and Tortoise Museum, Anda dapat mengunjungi gift store yang tersedia di area museum ini. 

Nah, setelah belajar banyak tentang kura-kura dan penyu sekarang saatnya untuk beralih ke topik yang lebih serius seperti: Belajar bahasa Mandarin di LingoAce. Platform les bahasa Mandarin online ini adalah pionir terdepan dalam memberikan hasil terbaik untuk murid umur 6 sampai 15 tahun. 

Untuk memastikan output yang konsisten, LingoAce juga hanya menggunakan jasa para guru native speaker yang telah memiliki akreditasi CTCSOL dan telah lulus Ujian Kemampuan Putonghua. Para guru ini juga dibekali dengan teknologi ajar terbaru yang disiapkan khusus sesuai dengan kemampuan dan daya tangkap peserta didik. 

Ayo, jangan tunda lagi dan bergabung ke LingoAce sekarang juga dengan menggunakan promo kelas free trial gratis di link berikut ini. Jangan juga lupa untuk follow akun Instagram LingoAce untuk mendapatkan promo terbaru. 

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​