Kembali

3 menit waktu baca

3 Film Edukatif Indonesia yang Baik untuk Ditonton Anak

By ID LingoAce Team |Indonesia |July 3, 2023

Parenting
blog-images

Mendidik anak itu bisa parents lakukan bukan hanya dengan mendaftarkan mereka ke sekolah terbai, lho. Ada banyak cara lainnya yang bisa parents lakukan untuk menambah ilmu dan wawasan anak karena pada dasarnya, semua yang ada di sekitar anak sebenarnya bisa dipelajari. Seperti contohnya, jika kalian berada di taman rumah, kalian bisa mengajarkan anak tentang makhluk hidup lainnya—tumbuhan dan serangga-serangga kecil yang tinggal di sana. Atau, ketika kalian dan si kecil berada di museum, kalian bisa mengajarkan sedikit tentang sejarah pada mereka. Nah, tapi ada cara mudah untuk mengajarkan si kecil pengetahuan dan wawasan dengan cara yang mudah serta sangat menyenangkan, lho! Kalian bisa ajak si kecil untuk meluangkan waktu menonton beberapa film yang mendidik dan sesuai dengan usia mereka. Mau tahu ada film apa saja? Coba lihat di bawah ini dan tonton bersama keluarga di rumah, ya!  Petualangan Sherina (2000)  Film keluaran tahun 2000 ini memang meninggalkan bekas yang sangat indah untuk banyak anak-anak generasi 90an. Film ini berkisah tentang Sherina yang harus pindah sekolah dan bertemu dengan Sadam, anak menyebalkan di sekolah barunya, dan harus beradaptasi dengan hidupnya yang baru. Setelah itu, Sherina dan Sadam mengalami peristiwa yang pahit yaitu mereka diculik oleh para penjahat, yang akhirnya membuat dua anak ini harus menjadi kompak dan melupakan permusuhan mereka di sekolah. Film petualangan ini mengajarkan para penontonnya tentang pentingnya rasa setia kawan, kepercayaan, dan berani. Ditambah lagi, film ini dihiasi oleh soundtrack yang tidak terlupakan. Parents, coba masukkan film ini ke dalam salah satu wishlist film yang akan kalian tonton bersama akhir pekan ini, ya!  Garuda di Dadaku (2009)  Film yang dibintangi oleh Emir Mahira di tahun 2009 ini mengajarkan anak-anak dan bahkan orang dewasa yang menonton lainnya untuk selalu gigih mengejar mimpinya. Film ini mengisahkan tentang Bayu yang kerap berlatih bola di sekitar gang rumahnya karena ia bermimpi untuk masuk menjadi tim Nasional suatu hari nanti. Ia berlatih diam-diam karena keluarganya tidak mengizinkan dia untuk menjadi atlet. Meski begitu, Bayu tetap berusaha dan berlatih agar ia bisa mewujudkan mimpinya. Hal yang bisa diambil dari kisah ini tentu saja kegigihan yang besar dan rasa semangat yang tidak pernah padam. Ajak si kecil untuk menonton ‘Garuda di Dadaku’ agar mereka bisa memahami tentang pentingnya bermimpi dan berusaha keras meraihnya.  Laskar Pelangi (2008)  Film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Andrea Hirata bisa dibilang merupakan salah satu film terbaik garapan Indonesia. Film yang mengambil latar di sekitar tahun 70 ini, mengisahkan tentang dunia pendidikan yang pahit untuk anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi. Sekolah anak-anak ini terancam ditutup karena kekurangan jumlah murid, lalu setelah jumlah anak yang bersekolah di sana sudah tercukupi, anak-anak ini bekerja keras untuk mengharumkan nama sekolahnya dan belajar secara giat. Pelajaran yang bisa diambil dari film ini adalah kita berusaha melakukan yang terbaik dan menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri terlepas dari segala kekurangan yang menghalangi kita. Jika parents ingin mengajarkan hal-hal baik soal kerja keras pada si kecil tanpa ribet, coba ajak mereka untuk duduk diam dan menonton film ini seru saja!  Seru, kan, bisa menghabiskan waktu menonton film bersama si kecil sekaligus mengajarkan sesuatu? Selain mendidik, kalian juga bisa menghabiskan quality time bersama keluarga hanya dari rumah saja! Tinggal tambahkan beberapa camilan dan minuman lezat, aktivitas akhir pekan kalian pasti akan menjadi sangat menyenangkan, deh! 

Parents tahu enggak, selain menonton film, ada cara seru lainnya untuk mengajarkan si kecil hal baru! Kalian bisa mencoba mengajak si kecil untuk belajar bahasa Mandarin bersama LingoAce! LingoAce ini adalah platfrom e-learning bahasa asing yang kini sudah menyediakan program belajar bahasa Mandarin dan bahasa Inggris mulai dari anak usia 5 tahun. 

Belajar bahasa asing bersama LingoAce enggak akan membosankan karena LingoAce tidak terpacu menggunakan metode belajar yang tradisional seperti tempat belajar lainnya. LingoAce fokus pada pengajaran menggunakan metode immersive learning, serta kurikulumnya sudah terakreditasi secara global. Di atas itu semua, guru-guru yang mengajar di LingoAce adalah guru native speaker yang sudah menjalankan berbagai pelatihan dan ujian sebelumnya agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan tiap anak yang akan mereka ajar. 

Mau tahu lebih lanjut soal kelas bahasa Mandarin LingoAce? Klik di sini untuk daftar kelas free trial. Jangan lupa untuk follow Instagram LingoAce Indonesia di @lingoace.id untuk melihat keseruan lainnya!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​