Kembali

3 menit waktu baca

5 Hak Anak yang Harus Dipenuhi Orang Tua di Rumah

By ID LingoAce Team |Indonesia |July 3, 2023

Parenting
blog-images

Hak dan kewajiban adalah sesuatu yang dimiliki semua orang di dunia. Semakin dewasa seseorang, tentunya akan semakin besar hak dan kewajibannya. Kalau di dalam rumah, sudah kewajiban orang tua untuk memenuhi semua hak yang dimiliki anak mereka. Nah, ada hak apa saja, sih, yang anak harus dapatkan saat mereka masih hidup bersama orang tua mereka? Lihat selengkapnya di sini, ya!

1. Hak mendapatkan kasih sayang

Hal ini adalah salah satu hal yang paling mendasar. Namun, bukan hanya anak saja yang berhak mendapatkan ini, semua anggota keluarga di rumah juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang. Para orang tua pun juga berhak mendapatkan rasa sayang dan hormat dari anak-anaknya. Jika parents tidak bisa memberikan kasih sayang pada anaknya, hal ini bisa berakibat sangat fatal, lho, karena mereka jadi tidak memahami bagaimana cara menyayangi orang lain dengan benar.

2. Hak mendapatkan jaminan kesehatan

Saat parents memutuskan untuk menjadi orang tua, di saat itu juga parents sudah secara tidak langsung berjanji dan bertekad untuk menjamin hal-hal baik untuk si kecil. Sebagai orang tua, parents memiliki kewajiban untuk selalu memastikan kesehatan anak terjaga dengan baik. Contohnya adalah menjamin mereka bisa selalu mendapatkan makanan yang sehat, biaya rumah sakit ketika tidak sengaja jatuh sakit, imunisasi kesehatan, dan masih  banyak lagi. Karena jika bukan orang tua yang menjamin ini semua, siapa lagi yang bisa melakukannya, kan?

3. Hak bebas bermain dan berkreasi

Hal ini mungkin sering kali luput dari perhatian orang tua. Banyak orang tua yang sangat terfokus untuk mempersiapkan masa depan anak, sehingga mereka lupa bertanya apa yang sebenarnya anak suka. Nah, tapi jangan salah sangka dulu, ya! Ingin yang terbaik untuk anak bukanlah hal yang buruk—tentunya semua orang tua yang baik juga menginginkan hal itu. Namun, jangan memaksakan kehendak. Dengarkan apa yang si kecil inginkan dan biarkan mereka mengekspresikan dirinya. Tugas orang tua adalah menjaga si kecil dan pastikan mereka aman dari segala bahaya dan tidak melakukan hal-hal buruk yang bisa menimpa dirinya atau orang lain.

4. Hak mendapatkan perlindungan dan keamanan dari kekerasan

Setiap anak harus merasa aman dan nyaman di rumahnya sendiri, karena di dalam rumah sudah seharusnya anak merasa yakin kalau mereka akan merasa aman selama orang tuanya ada di sana bersama mereka. Jangan justru membuat mereka merasa terancam oleh orang tua mereka sendiri. Jangan pernah menunjukkan kekerasan pada anak atau di depan anak. Jika para orang dewasa menghadapi perselisihan, sebisa mungkin tidak menunjukkannya secara terang-terangan. Selesaikan segala masalah dan perselisihan yang terjadi di rumah tanpa sepengetahuan anak, ya.

5. Hak mendapatkan pendidikan

Pendidikan di sini bukan hanya sekolah, ya, parents. Kalau sekolah tentu saja sudah menjadi kewajiban orang tua untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan dari sekolah yang layak dan sesuai kemampuan keluarga. Namun, biasanya anak memiliki minat untuk mepelajarii hal lain yang tidak diajarkan di sekolah. Sudah sepantasnya, orang tua ikut memfasilitasi keinginan anak ini. Jika anak lebih cenderung untuk mendalami ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kesenian, mugkin bisa perkenalkan mereka untuk belajar musik, seperti gitar, piano, melukis, dan masih banyak lagi.

Namun, jika anak cenderung penasaran dengan ilmu linguistik, coba ajak mereka untuk mendalami berbagai bahasa asing saja! Salah satu bahasa asing yang bisa parents perkenalkan dengan anak adalah bahasa Mandarin. Kenapa bahasa Mandarin? Bahasa ini sedang ramai sekali diperbincangkan banyak orang, lho! Kini negara Tiongkok sedang menjadi perhatian dunia, perkembangan ekonomi negara Tiongkok yang sangat pesat telah membuat banyak orang ingin pergi ke sana dan mendalami budayanya. Jika si kecil juga ingin belajar Mandarin, tentu saja hal ini bisa sangat bermanfaat untuk masa depan mereka, bukan

Yuk, ajak mereka belajar bahasa Mandarin di LingoAce! LingoAce ini adalah platform e-learning bahasa Mandarin untuk anak usia 6 hingga 15 tahun. Usia yang sangat baik untuk memulai minat dan bakat anak, kan? Guru-guru yang mengajar di LingoAce adalah native speaker pilihan yang sudah diseleksi dengan berbagai ujian dan pelatihan yang sangat ketat. Jadi, skill guru yang mengajar di LingoAce sudah tidak perlu diragukan lagi, deh! Selain itu, kurikulum yang digunakan di LingoAce bukanlah sembarang kurikulum. Kurikulum yang digunakan di LingoAce Indonesia ada dua macam; Kurikulum International dan Kurikulum Singapore.

Program belajarnya pun juga dirancang dengan matang oleh tim LingoAce agar anak-anak tidak akan merasa bosan dan selalu senang saat belajar karena materi pelajarannya akan dipenuhi oleh berbagai macam permainan dan aktivitas interaktif seru lainnya!

Yang terakhir, ada kelas free trial yang bisa diikuti oleh semua anak dan orang tua agar mereka bisa mengetahui sudah sejauh mana kemampuan bahasa Mandarin mereka, lalu bisa menentukan program belajar mana yang paling sesuai untuk si kecil. Seru banget, kan, belajar bahasa Mandarin di LingoAce?

Yuk, cobain daftar ke kelas free trial LingoAce langsung! Kalian tinggal klik di sini dan mendaftar! Ada banyak promo juga, lho, untuk kalian yang ingin belajar bahasa Mandarin di LingoAce!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​