Kembali

3 menit waktu baca

Anak Mulai Puasa? Ini 2 Menu Sahur yang Simple dan Sehat

By ID LingoAce Team |Indonesia |July 3, 2023

Parenting
blog-images

Bulan Ramadan telah tiba, bulan yang sangat dinanti-nanti oleh teman-teman kita yang Muslim. Bulan Ramadan adalah saat yang paling tepat untuk bertemu dan berkumpul kembali bersama keluarga dan teman yang sudah lama tidak kita jumpa. Di momen inilah biasanya teman-teman Muslim kita juga suka bereksperimen dengan berbagai macam menu makanan menarik agar bisa tetap kuat menjalani hari meski tidak makan atau minum di siang hari.

Nah, biasanya anak-anak yang masih kecil juga mulai diperkenalkan dengan puasa secara bertahap selama bulan Ramadan. Beberapa anak akan mulai belajar berpuasa dengan berpuasa setengah hari. Namun, umumnya jika anak sudah lebih kuat, mereka akan diajarkan untuk langsung berpuasa satu hari penuh. Apakah si kecil di rumah juga sudah mulai diajarkan berpuasa di tahun ini? Kalau iya, pastikan parents memberikan mereka makanan yang bernutrisi saat berbuka dan saat sahur, ya! Terutama saat sahur, nih, karena mereka akan menjalani hari yang panjang selama mereka sekolah.

Lihat beberapa inspirasi menu sahur untuk anak di bawah ini agar si kecil tetap kuat dan semangat saat menjalani hari mereka, yuk!

1. Omelette dengan brokoli dan keju

Bahan: - 2 butir telur - Brokoli secukupnya, cuci bersih, dan cacah hingga kecil-kecil. Keju jenis cheddar yang diparut secukupnya (bisa juga diganti dengan 2 sdm cooking cream) - Garam dan lada

Cara Membuat: 1. Kocok telur hingga sedikit berbusa, masukkan garam dan lada. Aduk hingga rata. 2. Masukkan keju atau cooking cream dan kocok lagi hingga rata.Masukkan cacahan brokoli hingga menyatu dengan telur. 3. Masak di atas lelehan margarin atau sedikit minyak yang telah dipanaskan di wajan. Buat seperti memasak dadar. Balik agar warnanya kuning keemasan. Angkat setelah matang.

2. Tumis sayur dan sosis

Bahan: - 1 buah bawang bombay, iris halus - 1 buah jagung manis, pipil - 1 buah wortel iris serong - 1 kuntum brokoli, potong jadi beberapa bagian - 2 sdm kecap manis - 2 sdm saus tomat - 3 sdm kacang polong cocktail - 3 sdm mentega untuk menumis - 3 sdm saus cabai - 5 buah cabai keriting iris halus - 8 buah sosis iris sesuai selera - Daun seledri cincang - Lada dan garam

Cara Membuat: 1. Panaskan mentega lalu tumis bawang ombay hingga harus. Masukkan cabai dan aduk rata. 2. Tambahkan sayuran dan tumis sebentar. 3. Masukkan air untuk mematangkan sayurannya. 4. Masukkan sosis. Tunggu hingga sayuran lunak. 5. Bumbui dengan lada, garam, saus tomat, saus cabai, dan kecap manis bila suka. Tunggu hingga air menyusut. 6. Terakhir masukkan irisan seledri lalu angkat dan sajikan dengan nasi panas.

Itu dia dua resep mudah dan praktis yang bisa kalian coba di rumah! Kalian sudah enggak sabar untuk mencoba yang mana, nih? Kalian juga bisa, lho, menyesuaikan bahan-bahan makanan yang ada di atas dengan preferensi si kecil agar mereka semakin lahap makannya!

Tentunya, kalian ingin si kecil makan yang banyak agar mereka tidak lemas saat belajar di siang hari, kan? Ditambah lagi dengan rasa bosan atau kantuk saat mereka di kelas, pasti mereka akan merasa lelah! Nah, karena itu, kalau kalian ingin menambahkan aktivitas belajar si kecil, pastikan kalian berikan mereka yang seru dan anti-bosan, ya!

Salah satunya adalah LingoAce, nih! Platform e-learning bahasa Mandarin yang seru dan sudah terbukti efektivitasnya pada ratusan ribu murid di seluruh dunia! Si kecil bisa merasakan pembelajaran bahasa Mandarin yang menyenangkan dan diajar langsung oleh guru native speaker yang bisa mengajarkan mereka pelafalan bahasa Mandarin yang autentik. Kurikulum yang digunakan LingoAce juga sudah terakreditasi secara global dan bisa menyesuaikan dengan kemampuan belajar si kecil. Jangan khawatir jika si kecil belum bisa bahasa Mandarin sama sekali, ya, LingoAce punya solusi terbaiknya, kok!

Yuk, daftarkan si kecil sekarang, ajak si kecil ngabuburit sambil mencoba kelas free trial LingoAce saja! Untuk informasi lebih lanjut, follow Instagram LingoAce Indonesia di @lingoace.id, ya!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​