
Cerita dongeng memang sangat beragam dan berasal dari bermacam-macam penjuru dunia. Indonesia pun juga memiliki kisah dongengnya sendiri, lho. Salah satunya adalah kisah ‘Cindelaras dan Ayam Jago yang Hebat’ ini. Mau tahu selengkapnya? Lihat di sini, ya!
Selamat membaca!
Pada suatu hari, di Jawa Timur, Indonesia, ada sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Jenggala. Sang Prabu di kerajaan itu bernama Raden Putra, ia memiliki seorang permaisuri dan seorang selir. Raden Putra sangat menyayangi permaisurinya, dan di saat yang bersamaan, ia juga sangat menyayangi selirnya. Selir Raden Putra tidak merasa puas dengan kedudukannya sekarang, ia merasa “kalah” dari permaisuri, apalagi ia mendapat kabar dari seorang tabib istana, bahwa kini permaisuri sedang mengandung anak Raden Putra. Sang selir berpikir ia akan semakin dilupakan oleh Raden Putra ketika anaknya lahir nanti.
Lalu, sang selir diam-diam menyusun sebuah rencana jahat. Ia memanggil tabib istana untuk bekerja sama dan menyingkirkan permaisuri dari istana. Jika rencana ini berhasil, sang selir akan memberikan tabib hadiah istimewa. Lalu, pada suatu hari, sang selir sakit keras, Raden Putra pun kebingungan dan merasa sedih, ia memanggil dan meminta tabib istana mempersiapkan pengobatan dan perawatan yang terbaik untuk selirnya.
Tabib istana berkata bahwa sang selir sakit karena ia meminum racun dan sang selir pun memperkuat perkataan tabib dengan berkata ia merasa diracun oleh permaisuri. Mendengar hal ini, Raden Putra pun marah dan memanggil permaisurinya untuk dihukum. Raden Putra memerintahkan patih istana untuk membunuh permaisuri yang sudah meracuni selir di hutan yang ada di tepi Kerajaan Jenggala. Sang permaisuri mencoba membela diri, tapi ia tidak juga dipercaya.
Saat permaisuri dibawa menuju ke hutan, sang selir sudah merasa lebih baik dan sembuh. Tentu saja sebenarnya mengobati selir tidak sulit karena ini semua sudah direncanakan olehnya dan tabib istana. Tabib istana sudah memiliki obat penawarnya sejak awal. Kerja sama jahat mereka pun berhasil dan sang selir akhirnya diangkat menjadi permaisuri. Seperti janji selir pada tabib istana, ia menerima uang, emas, dan barang-barang berharga lainnya.
Patih kerajaan yang mengetahui bagaimana sebenarnya sifat permaisuri yang baru ini yakin bahwa permaisuri yang lama tidak melakukan kejahatan. Ia percaya dengan permaisuri yang lama. Tidak mungkin wanita seagung permaisuri melakukan kekejian untuk meracun selir. Justru patih curiga bahwa selirlah yang telah memfitnah permaisuri untuk menyingkirkannya. Walaupun demikian, tentu patih kerajaan tidak mempunyai kemampuan untuk menyelematkan permaisuri dari fitnah itu.
Saat sampai di hutan, patih tidak menghukum mati permaisuri, ia justru membuatkan sebuah pondok yang kokoh dan nyaman untuk permaisuri tinggal. Ia juga memberikan beberapa makanan yang cukup untuk beberapa hari. Permaisuri pun sangat berterima kasih, ia justru mengkhawatirkan patih karena ia membohongi Raden Putra. Patih mengatakan bahwa permaisuri tidak perlu khawatir, ia akan menggunakan darah rusa sebagai bukti pada istana bahwa ia sudah membunuh permaisuri.
Sampai tiba suatu hari, di mana permaisuri akhirnya akan melahirkan anaknya. Di hari itu, seorang anak laki-laki yang tampan dan berani lahir, ia diberi nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi anak yang pandai berburu.
Ketika ia berburu di hutan, Cindelaras tidak sengaja menemukan telur yang dijatuhkan burung elang. Ia pun mengambilnya dan merawatnya hingga akhirnya telur itu menetas. Ternyata, telur yang sudah dijaga oleh Cindelaras adalah telur ayam. Dari telur itu, muncul seekor ayam jantan, dan Cindelaras sangat menyayangi ayam tersebut. Saat ayam itu tumbuh besar, ayam ini memiliki kokok yang terlihat sangat aneh. Meski begitu, ayam ini merupakan ayam yang sangat penurut. Cindelaras pun mengikutkan ayamnya ke berbagai macam perlombaan dan ia berhasil memenangkan semuanya. Akhirnya, ayam Cindelaras pun jadi semakin terkenal.
Ternyata, ketenaran ayam Cindelaras terdengar hingga ke istana. Raden Putra pun menjadi penasaran dan ia mengundang Cindelaras ke istana. Ia ingin mengadu ayam yang Raden Putra miliki dengan ayam yang Cindelaras miliki.
“Jika aku menang, berikan separuh kekayaanmu,” tantang Cindelaras pada Raden Putra. Tanpa berpikir panjang dan keraguan, Raden Putra menyetujui persyaratan itu. Di akhir pertandingan, ayam Cindelaras terus berhasil memenangkan perlombaan, Raden Putra pun merasa sangat kecewa. Lalu, ia pun bertanya pada Cindelaras tentang asal-usulnya dan bagaimana ia bisa melatih ayam menjadi hebat seperti itu.
Tak disangka-sangka, yang menjawab pertanyaan itu justru ayam Cinderlaras! “Aku adalah ayam jantan yang pandai! Tuanku bernama Cindelaras, anak laki-laki dari Raden Putra,” Raden Putra pun terkejut dan bertanya pada patih untuk memastikannya. Sang patih akhirnya menceritakan yang sebenarnya dan tidak lupa juga ia menyebutkan kejahatan yang sudah dilakukan sang selir.
Raden Putra pun sangat marah dan ia mengusir sang selir yang sudah diangkat menjadi permaisuri itu. Akhirnya, permaisuri yang tinggal di dalam hutan dijemput, dan Raden Putra, permaisuri, serta anaknya—Cindelaras—tinggal bahagia di istana.
Nah, pesan moral yang bisa diambil dari kisah ini adalah tidak ada tindak kejahatan yang tidak akan ketahuan. Cepat atau lambat, orang yang berperilaku jahat dan menyembunyikannya akan ketahuan. Jadi, kalian jangan jahat pada orang lain, ya! Dengan bercerita seperti ini, kalian jadi bisa mengajarkan si kecil tentang pentingnya bersikap baik pada orang lain, bukan? Ditambah lagi, jika kalian membacakan ini menggunakan bahasa asing, mereka bisa lebih cepat menangkap pelajaran bahasanya juga, lho!
Cara belajar seperti ini sudah diimplementasikan oleh LingoAce, lho, sebuah platform e-learning bahasa asing untuk anak-anak. Bersama LingoAce, anak-anak bisa mempelajari bahasa Mandarin dan bahasa Inggris dengan cara yang sangat menyenangkan seperti melalui cerita, game, dan aktivitas interaktif lainnya. Selain itu, semua guru yang mengajar di LingoAce adalah guru native speaker yang sudah memiliki banyak pengalaman mengajar sebelumnya, sehingga si kecil bisa mempelajari pronounciation dengan tepat.
Yuk, lihat seperti apa keseruan kelas bahasa Mandarin LingoAce melalui kelas free trial-nya. Daftar sekarang di sini dan follow Instagram LingoAce Indonesia di @lingoace.id untuk melihat keseruan lainnya!



