Kembali

3 menit waktu baca

Kenapa Lagu ‘Baby Shark’ Bisa Sangat Populer? Cari Tahu di Sini!

By ID LingoAce Team |Indonesia |May 16, 2023

Parenting
blog-images

Baby shark, doo doo doo doo doo doo~ pasti kalian membacanya sambil bernyanyi, kan? Lagu 'Baby Shark' memang sepertinya sangat mudah menempel di memori kita karena nada dan liriknya yang sangat catchy. Hal ini juga yang membuat anak-anak jadi menyukai lagu ini dan meminta para orang tuanya memutar lagunya secara  terus-menerus.

Lagu-lagu yang memiliki lirik sederhana dan diulang-ulang memang cenderung mudah diingat dan stuck di dalam pikiran. Hal ini juga yang membuat anak-anak senang mendengarkannya karena mereka sudah merasa familier dengan liriknya yang kerap diulang. Pinkfong, atau channel yang mengunggah lagu 'Baby Shark' ini bahkan sempat menduduki posisi nomor satu video YouTube yang paling banyak ditonton, lho.

'Baby Shark' buatan Pinkfong ini dianggap sangat trendi dan memiliki ritme yang riang, serta tarian yang menyenangkan. Sedangkan kebanyakan lagu-lagu anak lainnya dibuat dengan nada yang cenderung lambat atau biasa saja.

Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun juga ikut menyukai lagu ini. Bahkan, beberapa artis nasional maupun internasional pernah tertangkap kamera mengikuti keseruan yang dibawakan lagu 'Baby Shark'. Wah, lagu ini seperti bisa menghipnotis setiap  pendengarnya, ya! Selain 'Baby Shark', Pinkfong juga memiliki banyak lagu anak lainnya, lho. Beberapa di antaranya yang terdengar seru dan mudah menarik perhatian anak adalah 'The Penguin Dance' dan 'ABC Animal Train'. Yuk, coba biarkan si kecil mendengarnya dan lihat bagaimana reaksi mereka!

Selain memiliki nada yang catchy, lagu 'Baby Shark' sebenarnya juga bisa memperkenalkan beberapa kosakata baru pada anak-anak. Dalam lagu ini, sang penyanyi memperkenalkan beberapa anggota keluarga dari ikan hiu itu. Dalam artian lain, secara tidak langsung, lagu ini mengajarkan nama-nama panggilan keluarga dalam bahasa Inggris dengan cara yang lucu dan menyenangkan untuk anak-anak.

Hal ini bisa dijadikan salah satu metode untuk mengajarkan bahasa baru pada anak, bukan? Mengajarkan anak-anak suatu hal yang baru memang bisa menjadi suatu hal yang cukup challenging bagi orang tua. Kebanyakan anak-anak sering merasa bosan saat belajar atau mereka tiba-tiba merasa tidak tertarik, dan ingin melakukan hal lain saja.

Nah, hal seperti itu bisa terjadi karena mungkin cara belajar yang digunakan si kecil kurang tepat. Mengajarkan anak-anak tentunya harus dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Seperti contohnya belajar bahasa asing di LingoAce. Belajar bahasa Mandarin atau bahasa Inggris di LingoAce untuk anak bisa menjadi lebih menyenangkan karena LingoAce mencoba untuk menyesuaikan gaya belajar tiap anak yang berbeda. Ada banyak program belajar yang bisa dipilih anak dan orang tua. Namun, jika mereka merasa kesulitan untuk memilih, LingoAce tentunya akan membantu, kok! Tim LingoAce akan mendiskusikan kebutuhan belajar anak, tujuan belajar, kemampuan, dan hal-hal lainnya agar si kecil bisa mendapatkan program belajar terbaik untuknya.

Mau melihat seperti apa keseruan di dalam kelas LingoAce? Yuk, klik di sini dan dapatkan kelas free trial! Jangan lupa follow Instagram LingoAce Indonesia di @lingoace.id untuk mendapatkan berbagai informasi kelas dan promo terbaru.

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​