
Saat tiba jam tidur anak beberapa orang tua menyiapkan cerita pengantar untuk menemani sebelum terlelap. Kegiatan ini dapat membawa banyak manfaat baik bagi anak atau orang tua, lho.
Di antaranya mempererat hubungan fisik dan emosional sehingga anak merasa lebih dicintai, memberikan gambaran lebih sederhana akan hal baik dan buruk sesuai norma berlaku yang biasanya terlihat bias dan cukup sulit dipahami anak, menambah kosakata anak dalam tumbuh kembangnya, membantu mengembangkan daya imajinasi anak dan masih banyak lagi.
Menilik dari manfaat yang bisa diperoleh, apakah kamu sudah berencana membacakan cerita sebelum tidur pada anak? Kalau kamu masih bingung cerita apa yang cocok untuk dipilih, tenang... kami punya satu dongeng sarat akan pesan moral dari Tiongkok yang bisa kamu gunakan, kok.
Kamu mungkin pernah dengar nasihat berikut di kehidupan sehari-hari: “Jangan berlebihan dalam segala hal”. Kalimat tersebut memang cukup klise dan tak sedikit orang sering mengabaikan, tapi tak jarang juga kesulitan hinggap karena melakukan segala hal dengan berlebihan.
Tentu kita tidak ingin hal seperti ini turut menimpa kita, bukan? Tidak hanya pada orang dewasa, jangan berlebihan dalam segala hal juga harus diterapkan pada anak sejak dini dan untuk mengajarkan anak bahwa berlaku atau bertutur dengan sewajarnya terkadang menjadi PR tersendiri bagi orang tua tapi kamu bisa bernafas lega sekarang karena kami akan bantu kamu buat hal ini jadi lebih mudah lewat Dongeng Pedagang Senjata. Yuk, langsung simak ceritanya.
Pagi itu suasana ramai memenuhi pasar di negeri Tirai Bambu, para pedagang dan pembeli sibuk dengan kegiatan tawar-menawar setiap barang yang dijajakan.
Begitu banyaknya barang yang dijual membuat para pedagang harus memutar otak agar mereka tak kalah saing dan tetap mendapat untung. Mereka tentu sangat menginginkan barang jualannya laku pada pembeli yang mengunjungi pasar, tak terkecuali dengan seorang pendagang senjata.
Kepiawaian pedagang senjata dalam bersilat lidah membuatnya berhasil menarik perhatian orang-orang hingga mengerumuni seperti gula di tengah sekumpulan semut. Seraya memegang tombak di tangan kiri dan perisai di tangan kanan, ia lantang berbicara dengan percaya diri.
“Saudara-saudara, coba lihat perisai yang kubawa. Lihatlah baik-baik dan perhatikan dengan seksama, perisai ini adalah perisai paling kuat di muka bumi. Kekuatan perisai ini tak bercela dan tak ada satu pun senjata yang mampu menembusnya.” Teriaknya seraya mengangkat perisai dengan bangga. Tak ayal, keramaian pedagang senjata mengundang lebih banyak orang untuk melihat.
“Dan, lihatlah saudara-saudara betapa kuatnya tombak ini.” Ucap pedagang senjata kembali seraya mengangkat tangan kirinya. “Saya berani menjamin, tombak ini adalah tombak paling kuat yang pernah ada di muka bumi. Tak ada satu pun benda di dunia yang tak bisa ditembus oleh tombak super kuat ini.”

Sumber foto: Unsplash
Orang-orang yang mengerumuni pedagang berdecak-decak kagum dengan barang-barang dijual pedagang. Mereka terkesima dengan mata berbinar.
“Wah, luar biasa! Tombak itu terlihat hebat,” ucap salah seorang yang mengerumuni pedagang senjata.
“Kau benar. Sepertinya, kekuatan tombak itu tak tertandingi,” timpal yang lainnya.
“Aku lebih suka perisai. Terlihat sangat kuat dan bisa melindungiku dari berbagai serangan,” ucap pria muda yang juga mengerumuni pedagang senjata.
Berbagai pujian didapat pedagang senjata, beberapa di antara orang yang melihat perisai dan tombak bahkan ada yang berniat membeli dan membawa pulang. Namun, belum genap pedagang senjata mendapat untung, seseorang maju dari dalam kerumunan dan mendekatinya.
Wajah orang itu menyirat kebingungan, dia melihat pedagang senjata lalu langsung bertanya.
“Apakah tombak dan perisai itu benar-benar paling kuat di dunia? Kau sungguh berkata jujur, Pak?” Ucapnya, namun pertanyaannya justru membuat pedagang naik pitam.
“Tentu saja! Bagaimana bisa kau meragukan dua senjata paling kuat di dunia ini? Aku sudah berkata jujur, kau tak percaya padaku?” Jawab pedagang senjata dengan wajah merah padam.
“Perisai itu adalah perisai paling kuat di muka bumi dan tak bisa ditembus oleh benda apa pun. Tombak itu adalah tombak paling kuat di muka bumi dan bisa menembus benda apa pun. Bagaimana jika kedua senjata itu diadu, aku ingin tahu manakah senjata yang paling kuat dan akan menang.” Tandas orang yang bertanya pada pedagang senjata itu.
Orang-orang di sekitar lapak pedagang senjata yang mendengar tantangan tersebut terlihat terkejut dan gaduh. Wajah pedagang senjata pun pucat dan mulai gugup. Pedagang senjata yang terus diam membuat satu persatu pembeli pergi meninggalkan pedagang karena menyadari apa yang dikatakannya ternyata hanya sebuah kebohongan.
“Dia hanya beromong kosong,” ucap seorang pembeli.
“Lebih baik kita pergi,” timpal yang lainnya.
“Tunggu, tunggu dulu... Jangan pergi meninggalkan lapakku. Belilah beberapa barang daganganku lebih dulu, tunggu...” lirih pedagang senjata, namun tak ada satu pun orang yang mau mendengarnya. Ia akhirnya ditinggal seorang diri tanpa pembeli.
Lapak pedagang yang telah sepi membuatnya tersadar bahwa omongannya dalam menjajakan dagangan sangat berlebihan. Hari itu menjadi pembelajaran berharga bagi pedagang senjata, ia pun berubah dan mulai menjajakan dagangan dengan hati-hati. Kini, ia berbicara dan menawarkan dagangan dengan apa adanya karena takut para pembeli tak akan mempercayainya dan enggan membeli.
Wah... dogeng pedagang senjata menarik sekali, ya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah lebih baik berkata dan bertutur jujur dan jangan berlebihan dalam segala hal karena disadari atau tidak akan menggiring kita pada kebohongan.
Jika sudah berbohong buah yang akan dituai adalah hal buruk yang tak diharapkan. Jangan sampai terjadi ya, parents. Jadi, itulah salah satu rekomendasi cerita pengantar tidur untuk anak yang berisi nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan.
Karena kita enggak boleh melakukan sesuatu secara berlebihan sebagai gantinya kita bisa mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti menambah ilmu dengan belajar bahasa Mandarin. Kalau kamu tertarik untuk belajar bahasa dengan lebih dari satu miliar penutur di dunia ini, kamu bisa mulai belajar dari sekarang, lho.
Ada banyak tempat kursus bahasa Mandarin di Indonesia, tapi kamu bisa percayakan anak untuk belajar hanya di LingoAce. Kenapa LingoAce? Karena LingoAce sebagai platform e-learning bahasa Mandarin untuk anak usia 6-15 tahun akan memberikan kurikulum dan metode belajar terbaik.
Setiap kelas bahasa Mandarin di LingoAce Indonesia memiliki level yang disesuaikan dengan kemampuan anak usia 6-15 tahun. Tak perlu khawatir jika anak sama sekali belum mengenal bahasa Mandarin karena LingoAce Indonesia menyediakan kurikulum IN atau International dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, tetapi jika anak sudah memiliki dasar dalam bahasa Mandarin maka kurikulum SG atau Singapore menjadi pilihan tepat untuk meningkatkan kemampuan karena menggunakan bahasa pengantar Mandarin. LingoAce juga memakai jasa native speaker bahasa Mandarin profesional, sehingga metode mengajar menjadi tepat dan sesuai. Harga yang ditawarkan pun bisa kamu pilih sesuai kemampuan dan keinginan, yuk, cek daftar harganya dengan klik pada tautan di bawah ini:
Cakap dalam berbahasa Mandarin bisa juga kamu gunakan untuk investasi masa depan. Lho, kok bisa? Karena pertumbuhan ekonomi negara Tiongkok yang semakin meningkat, tidak menutup kemungkinan akan terdapat banyak lowongan pekerjaan yang ditawarkan negara Tiongkok melalui berbagai macam perusahaan di bawah naungannya di masa mendatang. Maka, kemampuan bahasa Mandarin akan sangat membantu dalam jenjang karier.
Yuk, gabung dan dapatkan berbagai promo menarik dari LingoAce. Jika, mendaftarkan untuk dua anak atau lebih, akan mendapat potongan harga saat biaya pendaftaran! Bisa menghemat uang kan jadinya. Klik tautan di bawah, ya, untuk melakukan pendaftaran.



