Kembali

3 menit waktu baca

Mengenal Konsep Arsitektur Bangunan China yang Unik

By ID LingoAce Team |Indonesia |May 16, 2023

Trending
blog-images

Negara-negara Asia memang memiliki konsep adat dan budaya yang sangat unik. Tiap negara di Asia memiliki ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah negara China. Jika kita melihat di televisi atau berita yang meliput negara ini, kita bisa langsung mengenal bangunannya dan mengidentifikasikan bahwa lokasi itu ada di China karena bentuknya yang sangat unik dan berbeda dari negara-negara lain.

Nah, kira-kira kenapa, ya, China memiliki konsep arsitektur yang unik? Hmm, coba kita bahas secara singkat di bawah ini, yuk!

Ciri Khas

­­Ciri khas arsitektur China terletak pada penekanan artikulasi dan simetri, yang memiliki makna keseimbangan. Konsep ini bisa ditemukan di seluruh penjuru negara China, seperti contohnya di rumah-rumah pertanian sederhana hingga kompleks istana. Selain itu, ada elemen tambahan yang berbentuk seperti sayap untuk mempertahankan bentuk simetrinya ini.

Konsep dan Filosofi

Seperti yang kita semua ketahui, arsitektur China dari zaman dahulu sudah menggunakan konsep kosmologi China yang kita kenal dengan sebutan feng shui dan Taoisme untuk mengatur konstruksi dan tata letak dari tempat tinggal secara umum.

Selain itu, penggunaan warna-warna, angka, hingga arah mata angin juga memiliki andil yang cukup banyak dalam membangun sebuah bangunan di China. Hal ini mencerminkan kepercayaan dalam ciri khasnya, di mana sifat dari suatu hal dapat sepenuhnya terkandung dalam bentuk sendiri. Soal bahan atau material, bahan-bahan yang digunakan dalam membangun bangunan di China umumnya menggunakan kayu, batu bata, dan batu.

Struktur Arsitektur

Biasanya, bangunan di China didirikan di atas platform yang terangkat sebagai dasarnya. Struktur bangunan ini biasanya menggunakan balok kayu sebagai tiang-tiang utama dan konstruksi atap. Untuk orang-orang kelas atas, pondasi ini biasanya dihias dengan berbagai macam ukiran indah.

Bagian atap bangunan China memiliki kemiringan yang cukup tinggi. Beberapa atap berbentuk tunggal, sedangkan lainnya berbentuk bertumpuk. Beberapa atap juga dibentuk seperti melengkung dan dihiasi patung-patung keramik agar terlihat lebih mewah. Pemilihan warna juga harus dilakukan secara hati-hati, karena tiap warna di kepercayaan Tionghoa memiliki makna yang berbeda-beda. Contohnya, warna emas atau kuning yang biasanya digunakan untuk mewarnai atap bangunan kekaisaran memiliki makna keberuntungan atau kemakmuran.

blog-images

Sumber foto: Unsplash

Dinding yang paling umum digunakan adalah tirai dinding atau panel pintu sebagai pemisah ruang atau pelindung bangunan. Namun, karena kelangkaan pohon sebagai bahan bangunan, batu serta batu bata kini sudah mulai banyak digunakan untuk membangun bangunan di China.

blog-images

Sumber foto: Unsplash

Seluruh hal yang berhubungan dengan negara China memang sangat menarik, ada banyak sekali hal-hal baru yang bisa dipelajari dari adat dan budaya Tionghoa. Namun, tentu saja untuk memahami hal-hal ini lebih baik kita pelajari menggunakan bahasa aslinya, yaitu bahasa Mandarin agar tidak ada hal-hal yang terlewatkan, bukan?

Karena itu, coba ajak si kecil belajar bahasa Mandarin dari sekarang agar mereka bisa mengetahui dan mempelajari hal-hal unik lainnya, yuk! Kalian enggak perlu khawatir, kini belajar bahasa Mandarin cukup dari rumah saja, kok, dan mereka bisa mendapatkan pengalaman belajar bahasa Mandarin yang terbaik!

Bersama LingoAce, anak-anak bisa belajar bahasa Mandarin dengan guru native speaker terbaik dari China dan menggunakan berbagai macam kurikulum yang sudah terakreditasi secara global. Enggak perlu takut kalau si kecil belum bisa bahasa Mandarin sama sekali, LingoAce punya program belajar yang pas banget untuknya, kok!

Yuk, daftar kelas free trial bahasa Mandarin LingoAce sekarang melalui link ini dan dapatkan satu sesi konsultasi dengan tim LingoAce agar kalian bisa tahu pasti program belajar mana yang terbaik untuk si kecil! Follow juga Instagram LingoAce Indonesia di @lingoace.id untuk melihat berbagai keseruan dan hal-hal seputar Mandarin lainnya!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​