Kembali

3 menit waktu baca

Pi Xiu, Legenda Tiongkok yang Dikenal Membawa Keberuntungan

By ID LingoAce Team |Indonesia |May 16, 2023

Trending
blog-images

Pi Xiu adalah sebuah makhluk mitologi yang berasal dari Tiongkok. Pi Xiu ini dianggap sebagai seorang pelindung yang kuat bagi orang-orang yang memercayai praktisi ilmu feng shui. Karakteristik fisik dari Pi Xiu adalah makhluk yang menyerupai singa dan memiliki sayap yang besar serta kuat. Pi Xiu memiliki selera yang rakus akan emas, perak, dan permata.

Oleh karena itu, masyarakat tradisional Tiongkok pun memercayai bahwa Pi Xiu adalah makhluk yang membawa keberuntungan dan memiliki kekuatan mistik yang mampu menarik cai qi atau kekayaan dari segala arah. Ditambah lagi, menurut zodiak Tiongkok, alias shio, Pi Xiu mampu membantu orang-orang yang sedang melalui tahun yang buruk.

Sebenarnya, ada dua jenis Pi Xiu dan cara membedakannya adalah berdasarkan tanduk yang ada di kepala mereka. Pi Xiu yang memiliki dua tanduk adalah yang betina dan disebut dengan Bì Xié, sedangkan yang hanya bertanduk satu adalah yang jantan, bernama Tiānlù. Bì Xié memiliki tugas untuk mengusir roh jahat. Selain itu, Pi Xiu betina ini bisa membantu mengusir feng shui yan buruk, lho. Tiānlù adalah Pi Xiu yang bertanggung jawab atas hal-hal seputar materi atau kekayaan.

Konon katanya, Tiānlù pergi ke dunia untuk mencari emas dan membentuk kekayaan lainnya. Pi Xiu memang menyukai aroma emas dan perak. Mereka suka membawa uang tuan mereka ke dalam mulut mereka. Kepercayaan akan Pi Xiu ini masih dipegang teguh oleh beberapa masyarakat Tiongkok. Bahkan, saat ini Pi Xiu adalah salah satu desain yang sangat populer pada liontin batu giok. Fun fact lainnya, desain Pi Xiu ini juga ditampilkan di dalam film animasi ‘Mulan’ pada tahun 1998, lho! Tepatnya ada di dalam desain pedang Fa Mulan yang dia gunakan untuk berperang. Pantas saja, ya, Mulan berhasil bertahan hingga akhir perang yang cukup menegangkan itu! Mungkin karena Mulan juga dilindungi oleh Pi Xiu. Setuju enggak kalian?

Mitos kisah Pi Xiu

Ada berbagai macam jenis legenda kisah yang beredar tentang awal mula Pi Xiu. Ada cerita yang mengisahkan bahwa Pi Xiu telah mengotori dan melanggar hukum yang ada di Surga. Pi Xiu buang air besar di lantai Surga. Wah, nekat sekali, ya… Karena itu, ia dihukum oleh Kaisar Giok.

Sang Kaisar memukulnya sangat keras hingga ia tidak pernag bisa buang air lagi. Setelah itu, Kaisar juga menyatakan bahwa makanan untuk Pi Xiu harus dibatasi, ia hanya bisa mengonsumsi emas, perak, dan permata. Kisah lain tentang Pi Xiu juga menceritakan bahwa Pi Xiu adalah putra bungsu Raja Naga yang berperilaku baik dan dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Suatu hari, Pi Xiu bermain di meja Raja Naga dan secara tidak sengaja memecahkan segel yang mewakili kekuatan Raja Naga.

Raja Naga menjadi sangat marah dan menggunakan sihir untuk mengubah Pi Xiu menjadi binatang. Sang Raja pun menyesal, dan ia kemudian menyegel rektumnya dan menyatakan bahwa sejak saat itu, Pi Xiu hanya bisa memakan makanan yang melambangkan kekayaan. Pi Xiu dikenal sebagai makhluk yang ganas. Taring besar yang terlihat di mulut mereka digunakan untuk menyerang iblis dan roh jahat, menguras esensi mereka dan mengubahnya menjadi kekayaan. Pi Xiu juga menjaga diri dari penyakit yang disebabkan oleh roh-roh jahat tersebut.

Konon katanya, Pi Xiu kerap berpatoli di Surga untuk mengawasi roh jahat yang ingin mencoba masuk. Pi Xiu yang setia akan selalu dan terus-menerus menjaga tuannya, bahkan setelah dia meninggal dunia dari kehidupan ini ke dunia berikutnya. Juga diyakini bahwa Pixiu akan membantu tuan mereka naik ke Surga dengan menerbangkan mereka ke Surga dengan punggung mereka. Bisa menjadi teman yang sangat baik juga, ya, Pi Xiu ini.

Belajar hal-hal baru seputar mitos dan legenda dari Tiongkok memang selalu bisa menjadi hal yang menyenangkan. Sudah bukan rahasia umum, kalau negara Tiongkok memang memiliki segudang cerita dan legenda yang menarik untuk diceritakan secara turun-menurun. Kalian masih ingin mendengar cerita lainnya tentang mitos-mitos Tiongkok?

Namun, akan lebih baik lagi kalau kalian membaca dan mendengarnya menggunakan bahasa Mandarin! Jadi, tidak ada hal yang terlewatkan saat kalian mencoba memahaminya. Belajar bahasa Mandarin juga sudah enggak lagi menjadi hal yang sulit, kok! Ada banyak sekali cara untuk kalian belajar bahasa Mandarin walau hanya dari rumah.

Salah satunya adalah belajar bahasa Mandarin bersama LingoAce! LingoAce adalah platform e-learning bahasa Mandarin untuk anak usia 6 hingga 15 tahun. Di sana, anak akan diajarkan bahasa Mandarin dengan cara yang sangat menyenangkan dan interaktif. Enggak perlu khawatir anak akan merasa bosan saat di kelas, karena pelajarannya dipenuhi dengan berbagai macam aktivitas menarik dan permainan yang seru.

Guru-guru yang mengajar di LingoAce juga native speaker yang sudah melalui berbagai macam ujian dan pelatihan. Enggak perlu lagi, deh, kalian memikirkan kualifikasi gurunya! Ditambah lagi, kurikulum yang digunakan LingoAce itu sudah terakreditasi secara global. Kurikulumnya juga beragam sehingga bisa menyesuaikan dengan kemampuan bahasa Mnadarin tiap anak. Di LingoAce Indonesia, ada dua macam kurikulum yang digunakan; Kurikulum International dan Kurikulum Singapore.

Anak-anak yang belum pernah belajar bahasa Mandarin sebelumnya atau belum menguasai dasar-dasar bahasa Mandarin akan disarankan untuk mengambil Kurikulum International, sedangkan anak-anak yang sudah bisa mengambil Kurikulum Singapore.

Namun, kalau kalian masih belum yakin kurikulum apa yang sesuai untuk kalian, LingoAce sudah siap membantu kalian dari awal! Ada kelas free trial untuk kalian melihat seperti apa suasana kelas di LingoAce dan juga untuk menentukan program belajar apa yang lebih sesuai untuk kalian.

Selain itu, dari kelas free trial ini, kalian juga akan mendapatkan laporan khusus tentang kemampuan bahasa Mandarin kalian, lho! Menarik banget, kan? Yuk, gabung bersama ribuan murid lainnya dari seluruh dunia dan ikut belajar di LingoAce! Daftar kelas free trial LingoAce di sini!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​