Kembali

3 menit waktu baca

Sejarah Asal-usul Vampir Jiangshi, Hantu Legendaris dari Tiongkok

By ID LingoAce Team |Indonesia |May 16, 2023

Trending
blog-images

Tiap negara memiliki kisah mistisnya masing-masing. Seperti contohnya di Indonesia, tentu kita semua mengenal cerita hantu-hantu legendaris yang selalu diceritakan secara turun-menurun. Kisah Kuntilanak, Genduruwo, Pocong, Wewe Gombel, Tuyul, Kuyang, dan masih banyak lagi! Kisah-kisah seram yang mistis ini selalu berhasil menarik perhatian orang-orang, tidak mengenal umur—muda maupun tua selalu saja merasa excited jika ada kisah-kisah seputar hal ini.

Nah, seperti yang sudah disebut sebelumnya, tiap negara memiliki kisah mistisnya masing-masing, kan? Termasuk juga negara Tiongkok! Hantu asal Tiongkok juga sebenarnya memiliki popularitas yang cukup tinggi, lho. Kisah-kisahnya sudah terkenal di berbagai penjuru dunia. Bahkan, hantu ini juga sudah "melompati" seluruh dunia. Lho? Maksudnya ini bagaimana, ya?

Hantu vampir biasanya lebih terkenal dari negara Eropa, padahal negara Tiongkok juga mempunyai vampir versi mereka sendiri. Kalian pasti juga pernah melihat vampir Tiongkok di layar kaca, kok! Vampir ini bernama Jiangshi, kulitnya berwarna putih pucat, ia selalu melompat, dan kedua tangannya juga selalu terbentang lurus ke depan.

Sudah familier, kan? Jiangshi ini dikisahkan sebagai seorang mayat yang kembali hidup, berburu, dan menginfeksi manusia-manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Hal yang mereka buru bukanlah darah dari manusia, namun hal yang mereka inginkan adalah "qi" atau energi dari seorang manusia yang masih bernyawa.

Berdasarkan mitologi Tiongkok

Kisah tentang Jiangshi ini sudah ada sejak 2.000 tahun yang lalu. Pada saat itu, Tiongkok belum bersatu dan kaisar pertama Tiongkok, Qin Shi Huang, juga sedang sibuk menaklukkan negara-negara yang berada di sekitar kerajaannya.

Yang harus kalian tahu adalah, dari penaklukkan inilah yang menjadi pusat awal munculnya Jiangshi. Saat penaklukkan negara-negara itu terjadi, banyak prajurit bepergian jauh dari rumah dan mereka berada di garda terdepan untuk melawan oasukan Qin Shi Huang. Sebagian besar dari mereka pun tewas dalam pertempuran.

Sayangnya, para keluarga dari yang tertinggalkan tidak mampu untuk membawa jenazah. Lalu, konon katanya, mereka pergi mendatangi seorang pendeta bernama Tao untuk melakukan sebuah ritual yang mampu menghubungi tubuh dan jiwa orang yang sudah meninggal agar mereka bisa kembali ke rumah. Biasanya, pendeta Tao akan menuliskan mantra serta nama dan tanggal lahir di wajah mayat, sehingga Jiangshi bisa kembali ke keluarga.

Namun, karena sudah meninggal, otot-otot para prajurit itu sudah terlalu kaku dan menyebabkan mereka berpindah tempat—beberapa dari manusia pada umumnya. Tapi, jika kertas mantra tersebut tercabut, Jiangshi bisa menjadi sangat berbahaya karena mereka bisa membunuh makhluk hidup lainnya yang berada di sekitar mereka untuk menyerap "qi" dari manusia tersebut.

Jika kalian ingat, hal ini memang digambarkan dengan sangat jelas dalam film-film vampir Tiongkok. Mereka akan berhenti bertindak kasar ketika sebuah kertas unik dengan tulisan Mandarin ditempel secara cepat di dahinya. Fun fact lainnya yang harus kalian tahu adalah Jiangshi memiliki arti harfiah "mayat kaku". Sepertinya hal ini bukanlah sebuah kebetulan, ya?

Kisah ini cukup menarik walau agak menakutkan juga, ya? Kalau kalian tidak sengaja bertemu dengan Jiangshi, kira-kira apa, sih, yang akan kalian lakukan? Tentu saja, kalian akan berlari, kan?

Tapi, kalau memahami kata-kata dan bahasa vampir Tiongkok, kalian penasaran juga enggak? Coba nonton film-film tentang vampir Mandarin Tiongkok dengan menggunakan bahasa Mandarin sebagai subtitle film-nya! Dijamin, deh, pasti menontonnya akan menjadi lebih seru!

Dengan belajar bahasa Mandarin, kalian bisa melihat dan mengetahui hal-hal baru untuk memperluas cakrawalamu. Belajar bahasa Mandarin bisa memperluas peluang masa depanmu juga, karena kini negara Tiongkok adalah salah satu negara dengan perkembangan ekonomi tercepat dan terpesat!

Kalian bisa memulai perjalanan pembelajaran bahasa Mandarin di LingoAce! LingoAce adalah platform kursus Mandarin untuk anak usia 6 hingga 15 tahun. Di LingoAce, anak akan diajarkan langsung oleh native speaker dan belajar menggunakan kurikulum yang sudah terakreditasi secara global.

Kurikulumnya pun dibuat beragam agar bisa menyesuaikan dengan kemampuan anak yang berbeda-beda. Metode belajarnya pun dibuat dengan cara yang seru dan interaktid, sehingga anak tidak akan merasa bosan! Keampuhan LingoAce sudah dibuktikan oleh ribuan murid yang tersebar di lebih dari 80 negara di seluruh dunia!

Mau tahu lebih banyak tentang cara belajar Mandarin di LingoAce? Ikuti kelas free trial LingoAce! Dari kelas free trial ini kalian bisa mendapatkan laporan tentang kemampuan bahasa kalian yang lengkap, serta kalian akan diberi tahu program belajar mana yang paling sesuai untuk membantu kalian!

All members of the team have a background in linguistic education, strong bilingual abilities, and at least two years of international experience. They have a good understanding of the living environment and language environment overseas, focusing on the language learning experience for children aged 3-15. They continue to introduce Chinese culture to children across the globe, and are the best storytellers in LingoAce, helping to facilitate language learning for parents overseas.​