3 Universitas di Tiongkok yang Ada Banyak Orang Indonesia

Ribuan mahasiswa asal Indonesia tentu saja tersebar di berbagai macam universitas di seluruh dunia. Sebagian anak lebih memilih untuk melanjutkan studinya ke luar negeri saat mereka sudah berhasil lulus SMA. Biasanya mereka lebih memilih untuk memilih kampus di luar negeri agar mereka bisa merasakan pengalaman belajar yang berbeda, merasakan hidup dengan budaya baru, mendapatkan teman-teman baru yang berasal dari seluruh penjuru dunia, dan juga kualitas pendidikan yang memiliki standar berbeda.

Enggak hanya universitas di Eropa dan Amerika, lho, yang menjadi sasaran para calon mahasiswa! Berbagai universitas di Tiongkok pun juga sangat diminati oleh murid-murid Indonesia, karena Tiongkok dipercaya memiliki standar edukasi yang bagus dan sangat disiplin.

Salah tiga di antara banyaknya universitas favorit di Tiongkok adalah sebagai berikut!

1. Tsinghua University

Kampus ini berada di Beijing. Tsinghua University juga termasuk Universitas Negeri yang sudah memiliki umur cukup tua. Universitas ini sudah berdiri sejak tahun 1911 dan memang ada banyak sekali mahasiswa asing yang berada di dalam universitas ini, diperkirakan ada 4.000 mahasiswa yang bukan berasal dari Tiongkok dan tentunya ada banyak mahasiswa Indonesia di antaranya. Jurusan yang dipandang tinggi di dalam kampus ini adalah Teknik dan Ilmu Komputernya. Tsinghua University juga dianggap sebagai universitas yang sangat beroengaruh di Tiongkok. Kerennya, pada tahun 2019, lebih dari 4.000 mahasiswa internasional yang berasal dari lebih dari 130 negara telah terdaftar di universitas negeri yang satu ini.

2. Zhejiang University (ZJU)

Kampus di urutan ke dua ini berlokasi di Hangzhou, universitas ini memiliki tujuh kampus dengan kampus utama di Zijingang. Kampus ini adalah salah satu institusi pendidikan tinggi terbaik di Tiongkok. Terdapat 18 disiplin ilmu ZJU telah dipilih untuk Inisiatif “Double First-class” dan 39 disiplin ilmu yang dinilai A dalam penilaian nasional baru-baru ini. Di tahun 2017, kampus ini memberikan penerimaan untuk lebih dari 6.800 siswa luar negeri yang berasal dari sekitar 148 negara di seluruh dunia. Kini, universitas ini memiliki lebih dari 7.000 siswa internasional yang termasuk mahasiswa Indonesia di dalamnya.

3. Peking University (PKU)

Tentu nama universitas yang satu ini sudah familier di telinga kalian. Peking University juga terletak di Beijing. Universitas ini adalah universitas nasional pertama dalam sejarah modern Tiongkok. Mahasiswa internasional dari berbagai macam negara akan menganggap universitas ini sebagai tempat belajar yang ideal untuk belajar, karena universitas ini adalah kombinasi yang sempurna antara warisan tradisional Tiongkok dan pengaruh barat. Kira-kira ada 3.500 mahasiswa internasional di Peking University yang tentunya sudah termasuk mahasiswa Indonesia di dalamnya.

Gimana, parents? Apakah kalian tertarik untuk menjadikan beberapa universitas di atas ini sebagai pilihan edukasi anak kalian saat mereka sudah besar nanti? Tentunya, untuk bisa belajar di Tiongkok, si kecil juga harus dibekali dengan bahasa Mandarin sejak dini agar mereka bisa memahami bahasanya di sana dengan jelas, bukan?

Belajar bahasa Mandarin itu bukan sesuatu yang harus anak kalian takutkan atau merasa kesulitan, lho. Belajar bahasa baru bisa menjadi suatu proses belajar yang sangat menyenangkan dan interaktif. Salah satu tempat kursus bahasa Mandarin yang paling bagus adalah di LingoAce! LingoAce adalah platform e-learning bahasa Mandarin nomor satu untuk anak usia 6 hingga 15 tahun. Belajar di LingoAce akan terasa seperti bermain bersama teman-teman!

Namun, jika si kecil lebih suka belajar sendiri atau les privat, di LingoAce juga ada pilihannya, kok! Yang membuat LingoAce berbeda dari tempat belajar lainnya adalah guru yang mengajar di LingoAce adalah native speaker yang sudah memiliki banyak pengalaman mengajar sebelumnya dan sudah pernah mengikuti berbagai macam pelatihan agar bisa menyesuaikan cara mengajar dengan daya tangkap anak.

Kurikulum yang digunakan LingoAce juga sudah terakreditasi secara global serta bisa menyesuaikan dengan kemampuan anak karena LingoAce Indonesia memiliki dua jenis kurikulum, yaitu Kurikulum International dan Kurikulum Singapore. Jika anak belum bisa bahasa Mandarin sama sekali atau belum pernah belajar bahasa Mandarin sebelumnya, Kurikulum International akan lebih disarankan karena anak akan diajarkan dengan bahasa pengantar bahasa Inggris. Sedangkan anak yang sudah pernah belajar bahasa Mandarin akan disarankan mengikuti program belajar Kurikulum Singapore.

Selain itu, sebelum anak-anak mengikuti kelas bahasa Mandarin di LingoAce, kalian bisa mengikuti kelas free trial terlebih dahulu! Di dalam kelas free trial ini anak-anak akan dilihat sejauh mana kemampuan bahasa Mandarin mereka dan juga akan mendapat laporan khusus tentang kelebihan mereka dan bagian mana yang bisa harus mereka tingkatkan.

Tunggu apa lagi? Yuk, coba belajar bahasa Mandarin di LingoAce! Klik di sini untuk mendaftarya!